Postingan Populer


Resign Dari Dakwah

Meninggalkan dakwah itu perkara yg teramat gampang. Kita tinggal sedikit demi sedikit menjauhinya saja.Tidak aktif lagi tanpa pemberitahuan. Tak merespon saat dihubungi.
Tak datang saat diundang. Nah, intinya bersikap cuek sajalah dan sibukkan dirimu dalam aktivitas yang menyenangkan. Dengan cara seperti itu kita masih dikenal sebagai aktivis dakwah, tapi sebenarnya semua itu hanya label. Tapi apa untungnya bersikap seperti itu?

Saya mencoba merenungkan bahwa meninggalkan dakwah itu perkara mudah. Sangat mudah. Tapi ternyata jauh lebih mudah bagi Allah untuk mencari pengganti kita yang jauh lebih baik untuk menggerakkan dakwah ini. Ya, jauh lebih mudah bagi Allah. Tak secuil pun dakwah dirugikan jika seseorang 'pensiun dini' dari dakwah. Dakwah akan terus berjalan, ada atau pun tanpa kita.

Kita terlibat dalam amal kebajikan memang bukan menghimpun banyak materi. Bahkan, boleh jadi, ada banyak yang kita miliki harus dikorbankan. Ya, kita tidak sedang menimbun harta berlimpah. Kita terlibat dalam dakwah karena kita berharap barakah.

Sekiranya kita 'resign' dari amal kebaikan itu, apapun alasannya, ada satu hal yang dikhawatirkan dicabutnya barakah dari hidup kita. Direnggutnya rasa qanaah terhadap harta dari diri kita. Tiba-tiba saja kita menjadi orang yang 'kemaruk' dengan duniawi, sekecil apapun ia. Seakan-akan kita berkebajikan, padahal yang kita lakukan tak lebih dari aktivitas remeh yang disesaki oleh hasrat terhadap uang.

Semakin kita kejar, rasa puas tak pernah terpenuhi.Kebutuhan terasa tak pernah tercukupi. Jika itu yang dirasakan, sesekali kita perlu menelisik, jangan-jangan barakah itu mulai dicerabut dari hidup kita.

Jika itu yang terjadi, berhentilah sejenak. Sadari
bahwa ada kerugian besar yang merenggut diri kita. Akan tetapi jika hal itu luput disadari, sedikit demi sedikit kita mulai menjauh dari amal
kebajikan, menjauh pula dari komunitas kebajikan. Lambat laun, kita menjadi berubah.
Cara kita berpikir, berasa, dan bersikap mulai bergeser.

Mungkin tidak disadari. Kita mulai bermental sebagai penumpang dan tidak lagi
memiliki 'driver mentality.' Setiap nasihat yang disampaikan teras ditelunjukkan kepada diri kita.

Kita merasa disindir dan dipojokkan. Padahal, tidak
untuk maksud itu nasihat diberikan. Lebih karena
telah teramat kering hati kita dari kebaikanlah yang sebabkan nasihat seperti apapun terasa menyindir kita. Jika itu yang terjadi, segeralah
untuk menyadari.

Mueeza , Kucing Kesayangan Nabi Muhammad

Didalam perkembangan peradaban Islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan Islam.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala Nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.


Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda,”Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai.” (HR. Bukhori) 
 
KUCING ITU TIDAK NAJIS

Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis.
Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis?
Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis? 
Faktanya adalah
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.
Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.
Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

 Sisa makanan kucing hukumnya suci.
Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.
Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum.
Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?”
Ia menjawab, “Ya.”
Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”
(HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah.
Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.”
Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana.
Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.
Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.
Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut.
Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing,
(HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.


 

HATI HATI TULIS STATUSMU

HATI HATI TULIS STATUS, MULUTMU HARIMAUMU
STATUSMU DAN INBOXMU DICATAT OLEH MALAIKAT

“INGATLAH JIKA PERBUATAN DAN HATI AKAN DIHISAB DI AQHIRAT NANTI” [ 21:1]

Tanpa kita sadari, setan menggangu kita melalui situs ini. Jika kita tidak berhati-hati dan koreksi diri kita dapat terjerumus dalam berbagai dosa & maksiat. Demi Masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.

Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.

Ketika seorang selebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi setan yang ditunggu-tunggu …’siapa calon bapak si jabang bayi?’

Ada kabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang selebritis yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.

Wuiih……mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi. Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.

Wuiiih……ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya, apapun, diketahui orang , dikomentarin orang bahkan mohon maaf ….’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.

Fenomena itu bernama facebook , setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :

Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya…..?” —— kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “Mau ditemanin? Dijamin puas deh…?”

Seorang wanita lainnya menuliskan “Bangun tidur, badan sakit semua, biasa….habis malam jumat ya begini…” kemudian komen2 nakal bermunculan…
Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi…. ”, —-kemudian komen2 pelecehan bermunculan.

Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya …., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu….” —-lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.

Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih…., ada yang mau menerima tantangan ? ’—-langsung berpuluh2 komen datang.
Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit…”

Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget…bakal tidur pake dalaman lagi nih ”.

Dan ribuan status-status yang numpang jahilliyah dan pengen ada komen-komen dari lainnya.

Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.

Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.

Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek…..padahal sebagian besar yg di dalam foto tersebut sudah berjilbab.

Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan Islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria….

Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah…., yaitu Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya . Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah Radhiyallahu ‘Anha:

“ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang Humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab, “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata, “Baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah….

Ingatlah Abdurahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya, maka Abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).

Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga .
Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menegaskan dengan sindiran keras kepada kita:

“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

catatan:

***” Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri memiliki makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak halal, makruh dan tercela.”
Beberapa orang sering dengan mudahnya meng-up date status mereka dengan kata-kata yg tidak jelas” entah apa tujuannya selain untuk numpang beken, cari perhatian dan pengin ada komen-komen dari lainnya”.

> Dingin . . .
> B.E.T.E. . . .
> Capek
> Puanass buaget neh !
> Arghhh .. . !!!!
> Gile tuh org !
> . . .
> Aku masih menanti . . .
etc….
_______________________________________________
Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama.

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.”( HR Muslim)

Apabila ada kebaikan dalam catatan ini, maka sebaiknya mari kita SEBARKAN untuk dibaca oleh orang yg kita cintai.

“Orang yang menyeru (menyuruh/menasehatkan) kepada kebaikan akan memperoleh pahala seperti orang yang mengamalkan seruannya, tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan sedikitpun. Sebaliknya, orang yang menyeru kejahatan akan mendapatkan dosa seperti orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi dosa orang yang mengamalkannya sedikitpun.” (HR. Muslim)

Source :  Mencintai Karena Allah (Grup FB)

Pengurus LDK Parmais Periode Jihad 2012-2013

Ketua Umum                                                    : Robbi Annas    (085694343389)
Wakil Ketua                                                     : Rant Guswandi (089652732967)

Sekretaris                                                        : Notika Rahmi   (085782176948)
Bendahara Umum                                            : Nur Hayati     (08989729580)

Div.PPM (Pengembangan Potensi Muslim)       : - Uhk. Sandi Fathawati Sulistiawaty  (kad.div)
                                                                           (085781230636) 
                                                                         - Akh. Muh. Hamzah
                                                                         - Akh. Sidik Purnomo
                                                                         - Akh. Muhammad hendra
                                                                         - Uhk. Citra Nur Yuliani
                                                                         - Uhk. Nur Afifah Septianingsih
                                                                         - Uhk. Husna
                                                                         - Uhk. Fadiyahul haq

Keutamaan Hari Jumat

Keutamaan Hari Jumat
Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا
“Sebaik-baik hari adalah hari Jum’at, karena pada hari itulah Adam diciptakan, pada hari itu pula dia dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu pula dia dikeluarkan darinya.” (HR. Muslim no. 854)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا
“Barangsiapa yang berwudhu lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian dia mendatangi shalat jumat, lalu dia mendengarkan (khutbah) dan tidak berbicara, maka akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu sampai hari jumat depannya, ditambah tiga hari. Dan barangsiapa yang memegang-megang batu kerikil, maka dia telah berbuat kesia-siaan.” (HR. Muslim no. 857)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
“Antara shalat lima waktu, antara shalat jumat satu ke shalat jumat berikutnya, dan antara puasa ramadhan ke puasa ramadhan berikutnya adalah penghapus untuk dosa di antara keduanya, apabila dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 857)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membicarakan perihal hari jumat. Beliau bersabda:
فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا
“Di dalamnya ada satu waktu dimana tidaklah seorang hamba muslim mengerjakan shalat lalu dia berdoa tepat pada saat tersebut, melainkan Allah akan mengabulkan doanya tersebut.” Kemudian beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya saat tersebut.” (HR. Al-Bukhari no. 1415 dan Muslim no. 852)
Penjelasan ringkas:
Hari jumat merupakan hari agung yang Allah mengistimewakan umat Islam dibandingkan semua umat sebelumnya dengan menganugerahkan kepada mereka hari ini. Hari jumat ini merupakan hari terciptanya manusia pertama, hari dia dimasukkan ke dalam surga, hari dia dikeluarkan darinya, dan tidak akan tegak hari kiamat kecuali pada hari jumat. Dia merupakan hari raya pekanan kaum muslimin, shalat berjamaah pada hari tersebut (shalat jumat) -ditambah syarat lainnya- merupakan penghapus dosa selama sepekan ke depan bahkan Allah menambahkan padanya 3 hari sebagai rahmat dan keutamaan-Nya kepada para hamba. Di akhir hari tersebut ada waktu mustajabah dimana Allah menjamin akan mengabulkan doa orang yang berdoa saat itu. Dan para ulama menyatakan bahwa waktu tersebut adalah antara shalat ashar dan maghrib di akhir hari jumat.
Sebagai tambahan, penghapusan dosa yang tersebut dalam hadits Abu Hurairah yang kedua dan yang ketiga, dipersyaratkan: Dia harus berwudhu dengan wudhu yang sempurna, mendengarkan khutbah dengan seksama dengan tidak berbicara apapun ketika imam berkhutbah, tidak mengerjakan satupun amalan sia-sia seperti mempermainkan kerikil dan semacamnya, lalu ikut mengerjakan shalat jumat. Wallahu a’lam

ISLAM FAIR


Assalamualaikum ya akhi ya ukhti…
Dalam Rangka memeperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kami dari LDK PARMAIS STIAMI akan mengadakan acara “ISLAM FAIR” yang bertemakan “Membangun ukhuwah dan syi’ar melalui seni Islam”. Di dalam acara ini, ada serangkaian acara di dalamnya, yaitu:
1.       Festival Nasyid
Peserta        : Pelajar SMA/SMK/MA & Mahasiswa Se-Jabodetabek dan Umum (Max usia 26 Tahun)
2.     Lomba Kaligrafi
Peserta : Pelajar SMA/SMK/MA Se-Jabodetabek
3.     Kajian Islam
Penceramah:  Ust. Yusuf Mansur*
4.     Bazaar
Bazaar buku-buku Islam, aksesoris, dll

5. Guest Star
Izzatul Islam 
Sebelumnya, maaf ada perubahan jadwal pelaksanaan lomba dikarenakan pada tanggal 14 Maret 2012, di kampus kami sedang ada kegiatan. Lomba ini insyallah akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2012.

Syarat dan Ketentuan Perlombaan:

A.   FESTIVAL NASYID
1. Lomba diadakan selama satu hari di Kampus STIAMI
   JL.Pangkalan Asem Raya No.55, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
   Sebelumnya diinformasikan akan diadakan dua babak, namun karena halangan teknis,   maka lomba hanya diadakan satu babak dalam satu hari.

2. Setiap tim nasyid terdiri dari minimal 3 orang maksimal 10 orang.
3. Peserta lomba nasyid belum memiliki album.
4. Masing-masing tim membawakan 1 lagu wajib dan 1 lagu bebas dengan Tema “Membangun ukhuwah dan syi’ar melalui seni Islam”

Lagu Wajib :
  • “Damai” (NowSeeHeart)
  • “Bismillah” (Raihan)
  • “Rumus Canggih“ (Justice Voice)
  • “Anugrah yang Trindah“ (Gradasi)
  • "Muhasabah Cinta" (Edcoustic)
  • "Insya Allah" (Maher Zein)
Lagu Plihan :”Bebas sesuai tema.”
(Peserta boleh membawakan lagu ciptaan sendiri.)
5. Biaya pendaftaran tiap tim Rp. 150.000,00.Biaya Pendaftaran dapat diserahkan saat TM maupun saat pendaftaran langsung atau kirim melalui rekening:
a. Bank Muamalat 921-829-3150 a.n. Fadiyahul Ha; atau
b.Bank Syari'ah Mandiri 221-704-2457 a.n. Miranti Verdiana Putri
(harap konfirmasi setelah transfer dan bawa bukti transfer saat technical meeting)

6. Setiap tim nasyid harus mengisi formulir pendaftaran http://www.ziddu.com/download/18368922/formpendaftarannasyid.doc.html. Lalu dikirim  melalui email ldkparmais@gmail.com atau datang langsung ke Sekertariat KM STIAMI (Ruang LDK PARMAIS) di Kampus STIAMI Pusat
7. Technical Meeting akan dilaksanakan pada tanggal 07 Maret 2012 Pukul 13.00
8. Panitia tidak menyediakan alat musik.

Info lebih lanjut bisa menghubungi
CP:

Putra : Akh Robi (085694343389)
Putri : Ukh Fadiyah ( 083872612277)

 
B. LOMBA KALIGRAFI

1. Peserta tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Se-DKI Jakarta
2. Panitia hanya menyediakan media kaligrafi (tidak menyediakan alat-alat kaligrafi).
3. Peserta membuat kaligrafi yang diberitahukan selanjutnya oleh panitia saat Technical Meeting
4. Peserta mendaftarkan diri dengan mengisi form (http://www.ziddu.com/download/18368921/FORmlombakaligrafi.doc.html) dan dikirim  melalui email ldkparmais@gmail.com atau datang langsung ke Sekertariat KM STIAMI (Ruang LDK PARMAIS) di Kampus STIAMI Pusat
5. Biaya pendaftaran tiap individu Rp. 40.000,00.Biaya Pendaftaran dapat diserahkan saat TM maupun saat pendaftaran langsung atau kirim melalui rekening:
a. Bank Muamalat 921-829-3150 a.n. Fadiyahul Ha; atau
b.Bank Syari'ah Mandiri 221-704-2457 a.n. Miranti Verdiana Putri
(harap konfirmasi setelah transfer dan bawa bukti transfer saat technical meeting)
6. Syarat lain :
a. Bersih
b. Rajin
c. Artistic
d. Estetik
e. Teknik pewarnaan bebas
f.  Alat bebas
7. Technical Meeting akan dilaksanakan pada tanggal 07 Maret 2012


Info lebih lanjut bisa menghubungi
CP:

Putra : Akh Robi (085694343389)
Putri : Ukh Fadiyah ( 083872612277)

LDK PARMAIS STIAMI NEWS

Assalamualaikum wr.wb

Akhi dan Ukhti ada info Terbaruni dari LDK PARMAIS STIAMI info terbarunya yaitu _
    LDK PARMAIS akan mengadakan MENTARI lohhhh, MENTARI singkatan dari "Menggapai Taqwa Ridho Illahi"
Bagi temen-temen LDK PARMAIS STIAMI yang ingin ikut dalam kegiatan MENTARI itu dijamin ga kan rugi dehh, karena disana kita akan sama-sama belajar tentang Ke ISLAMAN serta Belajar tentang ...... mau tau kita belajar apa lagi ayookkk mari kita ikut dan DAFTARKAN SEGERA DIRI ANDA AKHI DAN UKHTI kita tunggu pendaftaran Mulai hari ini di SEKRETARIATAN LDK PARMAIS STIAMI DARI JAM 10:00 s/d 15:00 WIB, 
Nahhh!!!!!! ADA 1 lagi ni kita juga di sana sexan RIHLAHH ATAU JALAN-JALAN JADI Dijamin GA RUGI DEH ikut MENTARI LDK PARMAIS STIAMI yang Insya Allah dilaksanakan pada:

   Hari, Tanggal >>>>  Kamis s/d Sabtu, 24 s/d 26 November 2011
   Tempat >>>>>>>> Villa Hutagalung, Tugu Puncak Bogor
   Pendaftaran >>>>>> Rp. 70.000 / Orang
   Tempat Pendaftaran >>>>> SEKRETARIAT LDK PARMAIS STIAMI

Catat Tanggal Dan CEPAT DAFTAR YA??? LDK TUNGGU SAMPAI TANGGAL 19 NOVEMBER 2011 !!!!
iNFO LEBIH LANJUT Hubungi Contack Person ni ya?
 
 STIAMI D3_ CITRA _ 085710021900
 
  STIAMI S1 PUSAT
   Ikhwan >>>> _ MAHAR_ 083873004090
                         _  SYAHLAN_ 085693018873

    Akhwat >>>>>    _CHIKA_ 085782176948
                                - MIRANTI _ 08979712788

Buscar

 

Labels

LDK PARMAIS STIAMI Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger